RISTEK KALBE SCIENCE AWARDS 2012

Author: SuperUser Account | Posted: 4/19/2012 | Views: 714

Masa Depan Penelitian Indonesia: Antara Tantangan dan Kesempatan

 

Jakarta, 19 April 2012 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bekerjasama  dengan Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristek RI) hari ini melakukan kick off kegiatan Ristek Kalbe Science Awards (RKSA) 2012 melalui Seminar Nasional bertema “Masa Depan Penelitian Indonesia: Antara Tantangan dan Kesempatan” di Gedung Kemenristek RI. Kegiatan RKSA 2012 ini adalah yang ketiga kalinya di selenggarakan sejak tahun 2008.

“Melalui kegiatan ini Kalbe ingin meningkatkan serta mempromosikan penelitian dan peneliti muda yang ada di Indonesia,” ujar Irawati Setiady, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. “Kami berharap agar inisiatif ini dapat diikuti oleh perusahaan atau institusi di bidang industri lainnya agar Indonesia dapat bersaing di dunia, bukan hanya sebagai negara yang kaya akan sumber alamnya tetapi juga kaya akan kreatifitas manusianya melalui hasil terobosan penelitian.”

“Sebagai perusahaan kesehatan atau health care, keberadaan Kalbe selama hampir 46 tahun ini tidak bisa dipisahkan dari kegiatan riset,” ujar dr. Boenjamin Setiawan Ph.D, Founder PT Kalbe Farma Tbk. “Tanpa riset, maka tidak akan ada produk-produk yang inovatif. Dan tanpa adanya produk yang inovatif, akan sulit bagi perusahaan untuk dapat tumbuh dan bersaing, apalagi di pasaran global.”

“Ristek-Kalbe Science Awards 2012 merupakan salah satu bentuk kerja sama akademisi, pelaku bisnis, pemerintah dan komunitas dalam meningkatkan iklim yang kondusif,” ujar Prof. dr. Amin Soebandrio, Ph.D, SpMK. Staf Ahli Menteri Negara Ristek Bidang Kesehatan dan Obat. “Kegiatan ini sekaligus memberikan penghargaan kepada anak-anak bangsa yang berkarya dan berprestasi dalam penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan (iptek) di Indonesia. Diharapkan dengan penyelenggaraan RKSA 2012, pihak-pihak lain yang terkait juga terpicu untuk ikut membangun iklim iptek yang kondusif dan memberikan penghargaan kepada pelaku iptek berprestasi.”

Kegiatan RKSA 2012 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada peneliti Indonesia yang memiliki dedikasi dan telah bekerja keras dalam menghasilkan karya penelitian di bidang kesehatan. Dalam RKSA 2012 bidang kajian peneliti yang dapat disertakan meliputi Bahan Obat/Sediaan Obat (Bioteknologi, Kimia Medisinal, Kimia Bahan Alam/Teknologi Farmasi), Diagnostik dan Metode Pengobatan Pangan Fungsional. Pendaftaran dimulai 19 April 2012 dan ditutup pada 30 Juni 2012. Syarat-syarat lomba dapat diakses melalui http://www.kalbescienceawards.com. Finalis yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka kepada Dewan Juri untuk kemudian dipilih pemenangnya pada malam penganugerahan, 7 September 2012.

Tim juri RKSA 2012 terdiri dari beberapa tokoh yang ahli di bidangnya, diantaranya Prof. dr. Amin Soebandrio, Ph.D, SpMK. (Staf Ahli Menteri Negara Ristek Bidang Kesehatan dan Obat), Dr. Ir. Listyani Wijayanti (Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi), Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt. (Penasehat Ahli Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi), Prof. dr. Sofia Mubarika, H,M. Med.Sc, Ph.D (Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta), Prof. Dr. Yeyet Cahyati Sumirtapura, DEA, Apt. (Guru Besar Sekolah Farmasi ITB, Bandung), Prof. Maggy Thenawidjaja Suhartono, Ph.D (Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Bogor), dan Prof. Dr. Yahdiana Harahap, MS, Apt. (Dekan Fakultas Farmasi, UI)

Sekilas tentang Kalbe

PT Kalbe Farma Tbk (“Kalbe”) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; unit bisnis obat resep (Cefspan, Brainact, Broadced, dll); obat bebas (Woods, Promag, Mixagrip, Komix, Fatigon, dll); nutrisi (Chil Kid, Prenagen, Diabetasol, dll); dan distribusi. Kalbe kini memiliki lebih dari 20 anak perusahaan, 9 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan lebih dari 10.000 karyawan serta 4.000 tenaga pemasaran dan penjualan, yang tersebar di lebih dari 65 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).

Sekilas Kemenristek RI

Kementrian Riset dan Tekologi (Kemenristek) berdiri sejak tahun 1962 dengan nama Kementerian Urusan Riset Nasional Republik Indonesia. Kemenristek mempunyai visi untuk menjadikan Iptek sebagai kekuatan utama peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan dan peradaban bangsa. Kemenristek juga memiliki misi mewujudkan sistem inovasi nasional yang tangguh guna meningkatkan daya saing bangsa di era global, mewujudkan SDM, Sarana dan Prasarana serta Kelembagaan Iptek yang berkualitas dan kompetitif serta masyarakat Indonesia yang cerdas dan kreatif.


Print

❮❮ Return to previous page