KALBE DAN KEMENRISTEK SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL RISTEK-KALBE SCIENCE AWARDS 2014

Author: SuperUser Account | Posted: 3/20/2014 | Views: 654

Mengangkat Tema Sinergi Penelitian dan Pengembangan IPTEK Yang Implementatif

 

Surabaya, 20 Maret 2014 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bekerjasama  dengan Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristek RI) hari ini mengadakan seminar Nasional bertema “Optimasi Sinergi Akademis, Industri, dan Pemerintah Dalam Menghasilkan Riset Unggulan Nasional yang Implementatif” sebagai rangkaian kegiatan Ristek-Kalbe Science Awards (RKSA) 2014 di Graha BIK IPTEK-DOK Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Ristek-Kalbe Science Awards sendiri merupakan ajang apreasiasi bagi peneliti terbaik di Indonesia.  Seminar yang dihadiri oleh 150 peneliti dan akademisi ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi, bisnis dan pemerintah.

“Seminar nasional ini menjadi ajang diskusi antara kalangan akademisi, industri dan pemerintah untuk mewujudkan sinergi dalam menghasilkan penelitian yang implementatif,” ujar Hari Nugroho Head of External Communications Kalbe Group. “Kami berharap agar inisiatif ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi khususnya di Indonesia.”

Pembicara dalam Seminar Nasional hari ini adalah Dr. Ir. Agus Puji Prasetyono, M.Eng - Deputi Bidang Relevansi dan Produktivitas IPTEK – Kemenristek, FX Widiyatmo - Head of Corporate Business Development PT Kalbe Farma Tbk, dan sebagai moderator Herry Purnobasuki, Ph.D – Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga. 

“Program Ristek-Kalbe Science Awards ini diadakan dua tahun sekali, dan pertama kali diadakan tahun 2008 dan animo peneliti yang mengikuti program ini juga meningkat 20% setiap periodenya,” tambah Hari Nugroho, Head of External Communication Kalbe Group, “Sosialisasi program ini juga didukung Badan dan Institusi Penelitian di bawah koordinasi Kementerian Ristek dan Teknologi sehingga diharapkan jumlah peserta menjadi lebih banyak.” 

Kegiatan RKSA 2014 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada peneliti Indonesia yang memiliki dedikasi dan telah bekerja keras dalam menghasilkan karya penelitian di bidang kesehatan. Dalam RKSA 2014 bidang kajian peneliti yang dapat disertakan meliputi Bahan Obat/Sediaan Obat (Bioteknologi, Kimia Medisinal, Kimia Bahan Alam/Teknologi Farmasi), Diagnostik dan Metode Pengobatan Pangan Fungsional.

Adapun Dewan Juri RKSA 2014 adalah Prof. Amin Soebandrio, dr., Ph.D, Sp.MK (Guru Besar Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UI), Dr. Ir. Wayan Budiastra, M.Agr (Staf Ahli Menristek/Rekayasa Pangan IPB), Dr. Ir. Listyani Wijayanti (Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi), Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt. (Penasihat Ahli Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi), Prof. Dr. Yeyet Cahyati Sumirtapura, DEA, Apt. (Guru Besar Sekolah Farmasi ITB), Prof. Sofia Mubarika Haryana, dr., M. Med.Sc, Ph.D (Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM), Prof. Maggy Thenawidjaja Suhartono, Ph.D (Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB), Prof. Dr. Yahdiana Harahap, MS, Apt. (Guru  Besar Fakultas Farmasi UI).

Sosialisasi dan pendaftaran peserta program RKSA dimulai 11 Februari 2014 sampai dengan 26 Juni 2014 dimana setiap peserta wajib mengirimkan berkas penelitian antara lain formulir pendaftaran, profile peserta, ringkasan penelitian dan full paper penelitian, foto diri dan lain sebagainya yang semuanya dapat diunduh di www.kalbescienceawards.com


Sekilas tentang Kementerian Riset dan Teknologi

Kementrian Riset dan Tekologi (Kemenristek) berdiri sejak tahun 1962 dengan nama Kementerian Urusan Riset Nasional Republik Indonesia. Kemenristek mempunyai visi untuk menjadikan Iptek sebagai kekuatan utama peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan dan peradaban bangsa. Kemenristek juga memiliki misi mewujudkan sistem inovasi nasional yang tangguh guna meningkatkan daya saing bangsa di era global, mewujudkan SDM, Sarana dan Prasarana serta Kelembagaan Iptek yang berkualitas dan kompetitif serta masyarakat Indonesia yang cerdas dan kreatif.

Sekilas tentang Kalbe

PT Kalbe Farma Tbk (“Kalbe”) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep (Cefspan, Brainact, Broadced, dll); divisi produk kesehatan yang menangani obat bebas (Woods, Promag, Mixagrip, Komix, Fatigon, dll) dan minuman energi dan siap saji (Hydro Coco, Extra Joss, Nitros), divisi nutrisi (ChilKid, Prenagen, Diabetasol, dll); dan divisi distribusi. Kalbe kini memiliki lebih dari 20 anak perusahaan dan 11 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan lebih dari 15.000 karyawan serta 4.000 tenaga pemasaran dan penjualan, yang tersebar di lebih dari 65 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).


Print

❮❮ Return to previous page